28/07/15

Twitter Dorong Good Digital Citizenship

DALAM menciptakan keselamatan dan keamanan online, Twitter memperkenalkan Safety Center, yakni sumber informasi untuk publik agar bisa terus belajar tentang keamanan online saat beraktivitas di Twitter dan dunia maya secara umum.

Sumber informasi ini merupakan hasil kerja sama dengan para ahli keamanan online yang terus memberikan dukungan untuk mempromosikan good digital citizenship.

“Sebagai platform yang memungkinkan orang untuk berbagi ide dan informasi secara langsung, kami ingin pengguna merasa aman ketika menggunakan Twitter,” kata Communications Manager Twitter Indonesia Priscila Carlita dalam keterangan tertulisnya.

“Kami berusaha melindungi pengguna dari abuse atau spam, serta berkomitmen untuk membangun lingkungan Twitter yang lebih aman bagi semua orang.”

Safety Center dapat diakses melalui https://about.twitter.com/safety diciptakan menggunakan beragam tools dengan sejumlah kebijakan Twitter untuk keselamatan para pengguna. Beberapa bagian khusus diciptakan bagi remaja, orang tua dan pendidik.

Sumber informasi ini diharapkan bisa membantu masyarakat mengambil tindakan bersama-sama ketika ada kebijakan yang dilanggar oleh orang lain di dunia maya.

Menurut Twitter, keamanan di dunia maya adalah tanggung jawab bersama dan pihaknya mendukung good digital citizenship atau perilaku bertanggungjawab, dalam kaitannya penggunaan teknologi.

Sebagai platform komunikasi global, Twitter telah menjadi tempat komunikasi bagi pengguna melalui berbagai pandangan, ide-ide dan perspektif yang berbeda-beda.

Untuk itu, Twitter ingin menciptakan sebuah lingkungan yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dan tetap terhubung dengan orang lain secara baik dan sopan.

“Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menghormati dan melindungi perbedaan pandangan yang ada sebaik-baiknya,” jelas Priscila.

Sejak beberapa bulan terakhir, dia mengaku, pihaknya telah membuat beberapa perubahan di Twitter yang dirancang agar pengguna social media ini dapat beraktivitas lebih aman.

Sebagai contoh, Twitter telah memperkenalkan perubahan pada mekanisme pelaporan yakni melakukan peninjauan kembali terhadap proses pelaporan pengguna dan meningkatkan fitur ‘blok’.

Di masa yang akan datang, Twitter akan terus melakukan pembaruan terhadap Safety Center. Salah satunya, ucap Priscila, beberapa minggu mendatang, sumber informasi ini akan diterjemahkan dalam beberapa bahasa yang paling banyak digunakan oleh pengguna Twitter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar