17/10/17

Konvensi Nasional Humas 2017 Usung #IndonesiaBicaraBaik


 

Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia akan menggelar Konvensi Nasional Humas (KNH) 2017 pada tanggal 27-28 November 2017 di IPB International Convention Center (IPB ICC), Bogor.

Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Bogor, sebagai tuan rumah, memastikan bahwa hajatan tahunan ini bakal dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, dan dihadiri lebih dari 500 orang praktisi, pemerhati, akademisi, dan anggota Perhumas di seluruh Indonesia, sekaligus dirangkai dengan Musyawarah Nasional (Munas) Perhumas 2017.

Ketua Umum BPP Perhumas lndonesia Agung Laksamana menyatakan latar belakang serta tujuan menggelar KNH agar masyarakat memahami peran fungsi humas sebenarnya dengan mengusung tema besar yaitu #IndonesiaBicaraBaik.

Berbicara soal Public Relations (PR), fungsi PR semakin kompleks di era disrupsi digital saat ini. Peran PR tidak konvensional seperti dulu lagi. Tantangannya adalah bagaimana membangun trust di era disrupsi dengan segala dinamika dan kompleksitasnya.

Sekarang PR harus bisa jadi producer sekaligus publisher. Ia harus mampu membuat konten yang bisa viral. Dasar skill-nya harus technical dan strategic. Harus paham regulasi, isu yang berkembang, sekaligus potensi tren ke depan,” tutur Agung di Jakarta, Senin (16/10/2017).

Sebagai humas, kata Agung, masyarakat Indonesia perlu mensosialisasikan pesan positif kepada publik, baik dalam negeri maupun luar negeri agar timbul kepercayaan serta reputasi atas organisasi dan negaranya.

Kami berharap masyarakat akan menyadari bahwa dirinya adalah humas bagi lndonesia, ujarnya.
Indonesia merupakan negara demokrasi yang kedaulatannya ada di tangan rakyat. Masyarakat sebagai humas Indonesia juga harus memiliki komitmen untuk berperan secara nyata dan sungguh-sungguh dalam upaya memasyarakatkan kepentingan Indonesia.

Selain itu, masyarakat juga harus memiliki komitmen untuk menumbuhkan dan mengembangkan hubungan antar warga negara Indonesia yang serasi dan selaras demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam konteks pesta demokrasi di berbagai daerah maupun di tingkat nasional, etika komunikasi bangsa Indonesia sangat relevan dengan ajakan mewujudkan norma #IndonesiaBicaraBaik.

Masyarakat harus berpartisipasi dalam menyebarkan semangat #IndonesiaBicaraBaik dengan menyebarkan semangat nasionalisme dan optimisme, termasuk ikut membantu menyebarkan berita positif tentang bangsa ini, seperti budaya, kreativitas, serta kebhinekatunggalikaan Indonesia yang merupakan aset bangsa ini,” tuturnya.

Ketua BPC Perhumas Bogor, Yatri Indah Kusumastuti, menambahkan untuk menyatukan persepsi #IndonesiaBicaraBaik dari seluruh kalangan, KNH 2017 akan menghadirkan pembicara dari berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya tokoh masyarakat, media, budayawan, generasi millenial, tokoh digital, tokoh korporasi, pejabat negara, organisasi Humas serumpun, termasuk TNI dan Kepolisian.

Agung Laksamana berharap setelah dilaksanakannya kegiatan ini masyarakat memahami bahwa fungsi kehumasan bukanlah tanggung jawab dari praktisi komunikasi semata, tapi menjadi tanggung jawab seluruh warga negara. Semua penduduk Indonesia adalah humas bagi lndonesia,imbuhnya.

Sejumlah narasumber, sebut Agung, akan menjadi pembicara dalam KNH 2017, di antaranya Menteri komunikasi dan Informatika RI Rudiantara, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Pemimpin Redaksi media nasional, dan sebagainya.

Mari kita turut berpartisipasi menjadi humas Indonesia dengan menggaungkan #IndonesiaBicaraBaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar