23/04/13

Cara Menjaga Identitas Perusahaan

CORPORATE Identity merupakan salah satu unit kompetensi inti yang wajib dikuasai oleh praktisi humas. Bila kita mendengar kata identity (identitas) dapat diasumsikan dengan manusia. Gambaran seseorang itu dicirikan dengan gender, suku, usia, pendidikan, pekerjaan, agama, dan sebagainya.

Ciri khas tersebut menunjukkan jati diri siapa dia sesungguhnya yang memungkinkan untuk membedakan satu manusia dengan lainnya. Sama halnya sebuah organisasi yang dibaratkan dengan manusia dibutuhkan identitas yang jelas. Sebab identitas yang dimiliki organisasi akan menentukan citra di mata publik atau stakeholders.

Menurut Rossiter dan Percy, pakar pemasaran dan manajemen, Corporate Identity mengacu kepada organisasi yang mempresentasikan dirinya secara visual. Bisa diaplikasikan melalui nama, logo, laporan tahunan, seragam, kendaraan, atau bentuk visual lainnya. Namun Corporate Identity tidak selamanya bersentuhan dengan hal-hal yang bersifat visual saja. 

Karena itu, Susan Wescott Alessandri, praktisi komunikasi dari Suffolk University, merancang suatu model yang bisa menjelaskan proses kerja sebuah corporate identity. Bahwa Corporate Identity dipengaruhi oleh misi organisasi yang merujuk pada filosofi perusahaan yang berkaitan dengan nilai-nilai perusahaan.

Misi dalam hal identitas dapat dipaparkan melalui dua arti, yakni perilaku dan visual organisasi. Publik mencitrakan sebuah organisasi dengan identitas perusahaan. Selebihnya membentuk persepsi melalui tampilan visual organisasi, seperti logo, warna, slogan dan sebagainya.

Identitas visual organisasi harus seragam dan saling melengkapi. Komponen perilaku dan visual dari identitas perusahaan mencakup banyak hal yang dapat membedakan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Sementara itu komponen perilaku perusahaan mencakup pelayanan, kebijakan bagi pegawai, keterlibatan dengan komunitas, dan sejarah perusahaan.

Bila sebuah perusahaan atau organisasi menampilkan slogan dan temuan di lapangan menunjukkan fakta lain dapat dikatakan perusahaan tersebut tidak melaksanakan perilaku yang seharusnya dilakukan. Hal itu dapat memengaruhi publik membangun persepsi buruk terhadap perusahaan.

Lalu, bagaimana peran Humas terhadap Corporate Identity? Sebagai fungsi manajemen, tugas Humas cukup berat. Sebab Humas harus mengkomunikasikan program Corporate Identity kepada publik dan stakeholders dengan jelas. Sehingga mereka mengetahui tujuan program Corporate Identity yang mendukung citra perusahaan menjadi terbentuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar