11/02/18

HPN 2018: Media Mainstream vs Digital



Peringatan Hari Pers Nasional 2018 yang diselenggarakan di Padang, Sumatera Barat. Presiden Joko Widodo menyoroti peran pers dalam menyebarkan fakta dan informasi yang benar pada era kemajuan teknologi digital yang menghadirkan informasi dan misinformasi melimpah ke masyarakat.
 
Saya percaya bahwa di era lompatan-lompatan kemajuan teknologi, di era melimpahnya informasi dan melimpahnya misinformasi, justru pers makin diperlukan, kata Presiden Jokowi, Jumat (9/2/2018).

Dikutip dari Antaranews, Presiden menambahkan media massa diperlukan untuk menyebarkan kebenaran dan fakta di tengah persaingan saluran informasi, dan penyebaran cepat informasi melalui media sosial.

Selain itu, media massa juga diperlukan untuk membangun kehidupan peradaban dan kebudayaan baru dalam masyarakat. Terutama era industri 4.0 yang memanfaatkan teknologi digital dan kekuatan komputasi serta analisis data. Pers bisa menyebarkan hasil inovasi baru ke masyarakat.

Era yang menghasilkan banyak inovasi yang harus segera kita ketahui, yang harus segera kita pahami, jika kita tidak ingin ditinggalkan,jelas Presiden.

Presiden pun mengingatkan bahwa media massa, pers yang dikenal sebagai pilar keempat demokrasi dianggap akan sulit bersaing dengan media sosial dan digital. Namun, dia yakin, di tengah kemajuan teknologi dan melimpahnya informasi.

Pers makin diperlukan menjadi pilar penegak penyampaian kebenaran, pers makin diperlukan sebagai pilar penegak fakta-fakta, pers makin diperlukan sebagai pilar penegak aspirasi-aspirasi yang ada di masyarakat.

“Pers juga semakin diperlukan untuk turut membangun narasi-narasi kebudayaan baru, membangun narasi peradaban baru, dan memotret masyarakat yang bergerak semakin cepat dan semakin efisien,” tuturnya dikutip dari liputan6.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar